Apa Itu Sirkulasi Kolam Renang? Ini Penjelasan dari Kontraktor

sirkulasi kolam renang

Saat membuat kolam renang Anda perlu sedikit-sedikit paham dengan istilah-istilah yang disampaikan oleh kontraktor. Salah satunya adalah sirkulasi kolam renang, apakah Anda pernah mendengarkan istilah ini sebelumnya?

Sini kami bantu jelaskan, sirkulasi kolam renang adalah sistem perputaran air yang terjadi di dalam kolam renang. Normalnya, sirkulasi yang benar itu pompa akan menyedot air kolam lalu menyalurkannya ke (filter).

Setelah itu, di filter terjadi proses penyaringan memisahkan antara air dengan kotoran dan sampah. Setelah tersaring selanjutnya air akan disalurkan kembali ke bak kolam. Proses ini terjadi terus menerus, inilah kenapa air kolam renang bisa tetap bersih setiap saat.

Belum selesai, sirkulasi ini umumnya terbagi menjadi 3 yaitu skimmer, semi-overflow, dan full overflow.

Ini wajib paham, soalnya tipe sirkulasi bisa mempengaruhi tampilan dan juga biaya dalam pembuatan kolam renang.

Jenis-jenis Sirkulasi Kolam Renang, Jangan Sampai Salah Pilih!

Ya, pilihannya ini ada tiga, biasanya owner atau pemilik rumah perlu menentukan salah satu di antara ketiga opsi tersebut. Kami yakin, sebagian dari pembaca pasti langsung berpikir “Mana yang terbaik?”

Tidak semudah itu, untuk mencari yang terbaik maka kita perlu paham dulu dengan kebutuhan serta keinginan. Daripada bingung lebih baik pahami dulu penjelasan singkat dari ketiganya.

1. Skimmer

Adalah sirkulasi kolam renang sederhana. Tipe sirkulasi ini mempunyai ciri utama elevasi (ketinggian) air tidak bertambah dan cenderung stabil. Di bagian dinding biasanya terpasang skimmer box. Umumnya model sirkulasi ini cocok untuk lahan sempit dan terbatas. Oh iya satu lagi, biaya pembuatannya cukup murah per meternya

2. Semi Overflow

Merupakan sirkulasi kolam renang agak mewah. Konsep sirkulasi ini unik, permukaan air akan meluber di beberapa sisi kolam misalnya bagian kanan dan kiri. Ada dua bagian tambahan yaitu gutter dan balancing tank, tanpa skimmer box. Meskipun tidak membutuhkan area seluas lapangan bola, sirkulasi ini tetap memerlukan area yang cukup  untuk membuat gutter dan balancing tank. Tambahannya, biaya pembuatan kolam renang ini agak mahal per meternya.

3. Full Overflow

Adalah sirkulasi kolam renang kelas sultan. Ciri khas dari full overflow air kolam meluber di setiap sisinya, sangat estetik dan mengesankan. Ada balancing tank dan gutter, tanpa skimmer box. Karena keindahannya ada harga yang harus dibayar untuk menciptakan konsep kolam renang seperti ini. Biaya pembuatan kolam full overflow menjadi yang termahal di antara ketiga opsi ini.

Bagaimana apakah sudah ada gambaran?

Harapan kami setidaknya setelah membaca penjelasan di atas Anda tidak bingung saat diajak ngobrol soal penentuan sirkulasi.

Namun tidak perlu khawatir, biasanya kontraktor kolam renang pasti mau menjelaskan dengan detail ketiganya.

Baca juga: Biaya Pembuatan Kolam Renang dan Simulasi Perhitungannya

Komponen Sirkulasi Kolam Renang

Beralih ke pembahasan selanjutnya, setelah mengetahui jenis sirkulasi kolam renang maka penting juga untuk mengetahui apa saja bagian yang harus ada dalam pembuatan sirkulasi ini.

Ya, secara teknis ini tanggung jawabnya kontraktor. Namun, tidak ada salahnya jika owner bisa paham sedikit-sedikit soal komponen sirkulasi. Dengan begitu Anda tidak akan meremehkan spare parts kolam dan memilih yang terbaik agar awet untuk jangka panjang.

Pompa Kolam Renang

Pertama, pompa kolam renang komponen yang terbukti layak dijuluki “Jantungnya kolam renang.” Singkat cerita, tanpa bagian ini maka kolam renang Anda akan mati, sirkulasinya tidak jalan air kolam akan cepat kotor dan keruh. Pompa kolam renang berfungsi untuk menyedot dan memompa air untuk menjalankan sirkulasi air.

Mesin Filter

Kedua, ada filter atau mesin penyaring air kolam renang. Komponen ini punya tugas untuk menyaring setiap kotoran baik itu organik atau anorganik di area kolam dan memisahkannya. Salah satu jenis mesin filter yang lazim ditemukan di Indonesia adalah sand filter alias filter pasir. Bentuknya seperti tabung dengan ukuran bervariasi ada yang kecil, sedang, dan besar.

Inlet Fitting

Ketiga, istilahnya namanya agak asing di kalangan awam yaitu inlet fitting. Harganya murah hanya ratusan ribu rupiah, ukurannya kecil tapi fungsinya luar biasa penting. Komponen ini berfungsi untuk mengembalikan air kolam renang setelah melalui proses penyaringan. Ya, coba ingat-ingat lagi Anda mungkin pernah melihat lubang di beberapa sisi kolam renang itulah yang kita sebut sebagai inlet fitting. Posisi pemasangan inlet fitting haruslah benar, adapun untuk jumlahnya menyesuaikan ukuran kolam renang.

Pipa/Plumbing

Konyol sekali kita hampir melewatkan bagian yang lebih penting. Sirkulasi air kolam tentunya bisa berjalan dengan adanya sambungan-sambungan pipa yang sudah dirancang sedemikian rupa. Oleh karena itu, pipa menjadi salah satu komponen terpenting dalam sirkulasi ini.

Oke, itu dia penjelasan mengenai apa itu sirkulasi kolam renang dan beberapa komponen pentingnya.

Anda ingin bikin kolam renang dengan sirkulasi yang disesuaikan? Hubungi kontraktor kolam renang peSedayu Pool, kami siap membantu Anda membuatkan kolam renang yang ideal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Konsultasi